; ucapan berlalu, tulisan abadi
Beberapa waktu lalu buka fb...lalu lihat notifikasi. Hmm, ada puluhan notif.
Banyak sekali (bagi saya). Ah ternyata, hanya like dari orang iseng. Tapi meski
begitu tetap aja saya lihat satu persatu. Mana saja yang dia like,sampai mana
status yang di like.
Bukan main, like-nya banyak sekali! Sampai2 status dua tahun
yang lalu pun di like.
Saya benar2 jengkel. Sebal. Bukan, bukan karena orang itu.
Melainkan karena tulisan saya sendiri.
Sebal sekali baca tulisan pas masa2 pacaran. Wkwkw! Lebay,
so romantic, so puitis lah. Bener2 jijik pokoknya mah!
harus hapus, harus hapus! Gak boleh ada tulisan seperti itu dif b saya. Memalukan.
harus hapus, harus hapus! Gak boleh ada tulisan seperti itu dif b saya. Memalukan.
Benar apa kata orang, Verba volent, Scripta manent. Ucapan
berlalu, Tulisan abadi. Apa2 yang
diucapkan pasti akan berlalu. Tapi Tulisan, akan tetap ada.
Saya tidak mau, jika mati nanti meninggalkan tulisan yang
buruk. Makian, keluhan, hujat, ghibah, dsb...
tidak mau, ketika mati nanti...anak2, cucu, membaca tulisan buruk itu.
jika kata orang, “manusia mati meninggalkan nama” tapi untuk jaman sekarang “manusia mati meninggalkan data”. Tidakkah dosa berkali-kali lipat kalau keburukan banyak orang melihat? Tidakkah foto2 tanpa tutup aurat akan memicu orang maksiat?
na’udzubillah...
tidak mau, ketika mati nanti...anak2, cucu, membaca tulisan buruk itu.
jika kata orang, “manusia mati meninggalkan nama” tapi untuk jaman sekarang “manusia mati meninggalkan data”. Tidakkah dosa berkali-kali lipat kalau keburukan banyak orang melihat? Tidakkah foto2 tanpa tutup aurat akan memicu orang maksiat?
na’udzubillah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar