Apa yang kalian lihat dari gambar di ini? Rasanya sebagian besar dari kalian akan melihat pasangan dalam pose yang intim, bukan?
Tapi tunggu dulu, ini bukan postingan tentang poren-poren. Saya cuman pengen tunjukin bahwa persepsi bisa jadi memang berbeda bagi masing-masing orang.
Menariknya dari gambar ini, riset menunjukan bahwa anak-anak kecil tidak melihat gambar ini sebagai pasangan dalam pose yang bikin dada kembang kempis seperti yang dilihat oleh kebanyakan “orang.”
Hal ini disebabkan karena anak-anak tidak memiliki memori yang menghubungkan dengan scenario semacam itu.
Apa yang justru mereka lihat adalah, sembilan ekor lumba-lumba dari gambar ini.
Maka, rasanya kita telah mendapat bukti bahwa siapa pun yang melihat gambar ini (awalnya) sebagai pasangan dengan pose erotis bukanlah anak-anak yang polos lagi …
Sekarang… jika kalian tidak bisa menemukan gambar lumba-lumba tersebut dalam enam detik, besar kemungkinan pikiran kotor kalian sudah sampe pada tahap kronis dimana butuh prostex buat bersihinnya.
Tapi tunggu dulu, ini bukan postingan tentang poren-poren. Saya cuman pengen tunjukin bahwa persepsi bisa jadi memang berbeda bagi masing-masing orang.
Menariknya dari gambar ini, riset menunjukan bahwa anak-anak kecil tidak melihat gambar ini sebagai pasangan dalam pose yang bikin dada kembang kempis seperti yang dilihat oleh kebanyakan “orang.”
Hal ini disebabkan karena anak-anak tidak memiliki memori yang menghubungkan dengan scenario semacam itu.
Apa yang justru mereka lihat adalah, sembilan ekor lumba-lumba dari gambar ini.
Maka, rasanya kita telah mendapat bukti bahwa siapa pun yang melihat gambar ini (awalnya) sebagai pasangan dengan pose erotis bukanlah anak-anak yang polos lagi …
Sekarang… jika kalian tidak bisa menemukan gambar lumba-lumba tersebut dalam enam detik, besar kemungkinan pikiran kotor kalian sudah sampe pada tahap kronis dimana butuh prostex buat bersihinnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar