Minggu, 22 Juni 2014

Kisah Nabi Muhammad SAW Menjelang Ajal (SEDIH & NANGIS BACANYA)

Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.
'Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,

Jumat, 11 April 2014

Verba Volent Scripta Manent

; ucapan berlalu, tulisan abadi

Beberapa waktu lalu  buka fb...lalu  lihat notifikasi. Hmm, ada puluhan notif. Banyak sekali (bagi saya). Ah ternyata, hanya like dari orang iseng. Tapi meski begitu tetap aja saya lihat satu persatu. Mana saja yang dia like,sampai mana status yang di like.
Bukan main, like-nya banyak sekali! Sampai2 status dua tahun yang lalu pun di like.
Saya benar2 jengkel. Sebal. Bukan, bukan karena orang itu. Melainkan  karena tulisan saya sendiri.
Sebal sekali baca tulisan pas masa2 pacaran. Wkwkw! Lebay, so romantic, so puitis lah. Bener2 jijik pokoknya mah!
harus hapus, harus hapus! Gak boleh ada tulisan seperti itu dif b saya. Memalukan.

Benar apa kata orang, Verba volent, Scripta manent. Ucapan berlalu, Tulisan abadi.  Apa2 yang diucapkan pasti akan berlalu. Tapi Tulisan, akan tetap ada.

Saya tidak mau, jika mati nanti meninggalkan tulisan yang buruk. Makian, keluhan, hujat, ghibah, dsb...
tidak mau, ketika mati nanti...anak2, cucu, membaca tulisan buruk itu.


jika kata orang, “manusia mati meninggalkan nama” tapi untuk jaman sekarang “manusia mati meninggalkan data”. Tidakkah dosa berkali-kali lipat kalau keburukan banyak orang melihat? Tidakkah foto2 tanpa tutup aurat akan memicu orang maksiat?

na’udzubillah...

Senin, 07 April 2014

Tentang Sudut Pandang



Apa yang kalian lihat dari gambar di ini? Rasanya sebagian besar dari kalian akan melihat pasangan dalam pose yang intim, bukan?

Tapi tunggu dulu, ini bukan postingan tentang poren-poren. Saya cuman pengen tunjukin bahwa persepsi bisa jadi memang berbeda bagi masing-masing orang.

Menariknya dari gambar ini, riset menunjukan bahwa anak-anak kecil tidak melihat gambar ini sebagai pasangan dalam pose yang bikin dada kembang kempis seperti yang dilihat oleh kebanyakan “orang.”

Senin, 27 Januari 2014

Ilmu Deduksi


Catatan ini berusaha meyakinkan pembaca bahwa seseorang bisa mendapatkan banyak informasi jika Ia mau mengadakan pengamatan yang cermat dan sistematis. Bahkan dari ekspresi sesaat, sentakan otot atau lirikan mata, kita bisa mengetahui pikiran seseorang. Kesimpulannya tidak mengkin salah jika kita sudah terlatih untuk mengamati dan menganalisis. Orang awam mungkin akan menganggapnya paranormal, padahal semua itu merupakan hasil penalaran yang logis.